Eman Bantah Tuduhan Terlibat Aktivitas PETI: “Saya Tidak Pernah Bekerja Seperti yang Diberitakan”
Suaraindonesia.id, Landak, Kalimantan Barat – Menanggapi pemberitaan yang beredar di media sosial dan sejumlah platform daring yang mencantumkan namanya dalam dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Sungai Pak Mayam, Kabupaten Landak, Eman menyampaikan klarifikasi dan membantah tuduhan tersebut.
Menurut Eman, informasi yang menyebut dirinya terlibat dalam aktivitas PETI tidak benar dan tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
“Saya tidak bekerja seperti apa yang diberitakan. Saya tidak pernah terlibat dalam aktivitas tambang emas ilegal sebagaimana yang dituduhkan. Saya merasa dirugikan atas pemberitaan tersebut,” ujar Eman.
Eman berharap masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang belum terbukti kebenarannya. Ia juga meminta agar setiap pemberitaan tetap mengedepankan asas keberimbangan, praduga tak bersalah, dan memberikan kesempatan kepada pihak yang disebutkan untuk menyampaikan hak jawab maupun klarifikasi.
Ia menegaskan siap memberikan keterangan apabila diperlukan oleh pihak berwenang guna meluruskan informasi yang beredar.
Sementara itu, sesuai prinsip cover both sides dalam praktik jurnalistik, setiap pihak yang disebut dalam suatu pemberitaan memiliki hak untuk memberikan klarifikasi atau hak jawab agar informasi yang diterima publik menjadi lebih berimbang.
Dengan adanya klarifikasi ini, Eman berharap tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat dan seluruh pihak dapat menghormati proses pembuktian berdasarkan fakta serta ketentuan hukum yang berlaku.






